Selamat datang di website GREEN Persada Enviro

Green Persada Enviro merupakan perusahaan Nasional yang bergerak di bidang jasa konsultan ling ...

Read More ...
Video Profil Company


669915
Quality, Efficiency & Sustainability is Our Commitment                                GO GREEN with US

Info

Hydroseeding dan Regulasi Pemerintah


Hydroseeding sebagai salah satu metode Revegetasi terbaik di area reklamasi pertambangan tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti dengan banyaknya perusahaan pertambangan yang telah mengaplikasikan hydroseeding sebagai metode revegetasi di area reklamasinya. Selain menjanjikan keberhasilan dan percepatan (akselerasi) pertumbuhan tanaman, metode ini juga merupakan salah satu wujud modernisasi dibidang reklamasi dan revegatasi di area pertambangan. Pada awalnya, banyak perusahaan tambang yang meragukan metode hydroseeding akan bisa menangani area-area reklamasi di pertambangan dengan kondisi yang tergolong ekstrim. Kurangnya unsur pokok penunjang pertumbuhan tanaman di area tersebut, yang menjadi salah satu keraguan tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu dan pelaksanaan pekerjaan revegetasi dengan metode hydroseeding, banyak kemajuan yang telah dicapai dalam merevegetasi area reklamasi di pertambangan.  Penyempurnaan dari hasil evaluasi tentang metode ini, selalu dilakukan. Hal ini sebagai wujud dalam komitmen perusahaan penyedia jasa reklamasi dan revegetasi dengan metode hydroseeding agar berhasi mencapai tujuan, yaitu pemulihan dan pengembalian fungsi lahan eks pertambangan  serta meminimalisir dampak yang terjadi akibat aktivitas pertambangan.

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam mengawasi kegiatan aktivitas pertambangan mulai awal hingga akhir di wilayah Republik Indonesia, tentu saja sangat menyadari pentingnya pemulihan dan pengendalian lahan eks pertambangan dari dampak yang merugikan bagi lingkungan. Karena dipandang penting dan perlunya penanganan yang baik terhadap pengelolaan lingkungan eks pertambangan. Pemerintah sendiri menyambut baik metode hydroseeding sebagai usaha percepatan revegetasi di areal pertambangan. Hal ini dapat dilihat dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri ESDM No.28 Tahun 2009 Tentang Penyelenggaraan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara. Bidang dan Sub Bidang Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara, Bidang Pasca Tambang dan Reklamasi, Sub Bidang point 9.5 Hydroseeding. Sangat jelas, bahwasanya pemerintah sangat mengakomodir tentang hydroseeding sebagai bagian dari penanganan pengelolaan lingkungan pertambangan.

link : www.esdm.go.id/.../980-peraturan-menteri-esdm-no28-tahun-2009.html

Kementerian Kehutanan Republik Indonesia pun mengeluarkan Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia No. P-4/Menhut-II/2011 Tentang Pedoman Reklamasi Hutan. Pada halaman 19, point e. Memperkecil Erosi, di sini disebutkan bahwa hydroseeding mampu mengurangi dan memperkecil dampak erosi yang terjadi di permukaan lahan. Dengan dukungan dari pemerintah dan kalangan pertambangan dalam penanganan reklamasi dan revegetasi, diharapkan hydroseeding menjadi solusi terbaik untuk mencapai keberhasilan penanganan revegetasi di areal pertambangan, sehingga kawasan eks pertambangan mempunyai azas manfaat dan berguna kembali serta meminimalisir dampak eks kegiatan pertambangan. Sehingga alam kita tetap lestari sepanjang masa.

http://ppkh.dephut.go.id/uploads/attach/P4_2011.pdf

Copyright 2008 - 2018 by greenpersada.co.id