Selamat datang di website GREEN Persada Enviro

Green Persada Enviro merupakan perusahaan Nasional yang bergerak di bidang jasa konsultan ling ...

Read More ...
Video Profil Company


669936
Quality, Efficiency & Sustainability is Our Commitment                                GO GREEN with US

Info

Hydroseeding Sebagai Pengendali Erosi


Di daerah tropis, seperti di negara kita mempunyai curah hujan tinggi sehingga erosi yang disebabkan oleh angin tidak begitu banyak terjadi. Erosi menyebabkan hilangnya lapisan atas tanah yang subur dan baik untuk pertumbuhan tanaman serta berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap dan menahan air. Tanah yang terangkut tersebut akan diendapkan di tempat lain: didalam sungai, waduk, danau, saluran irigasi, kolam pengendapan dan sebagainya.

Berbicara tentang erosi, maka tidak lepas dari aliran permukaan. Dengan adanya aliran air di atas permukaan tanah, tanah dapat terkikis dan selanjutnya diangkut ke tempat yang lebih rendah. Dengan demikian terjadilah perpindahan lapisan tanah; mineral-mineral dan bahan organik yang terdapat pada permukaan tanah (Sjahrullah, 1987).

Erosi adalah hilangnya atau terkikisnya tanah atau bagian-bagian tanah dari suatu tempat yang diangkut oleh media alami ketempat lain (Arsyad, 1989).

Begitu besarnya dampak erosi yang di hasilkan  sehingga banyak upaya yang dilakukan untuk mengendalikan laju erosi, baik secara konstruksi sipil ataupun secara vegetativ.  GREEN Persada Enviro akan memaparkan hasil penelitian mengenai efisiensi revegetasi dengan  metode hydroseeding sebagai pengendali erosi.

Penelitian dilakukan oleh  Dr Mark Jackson (Department of Environment and Conservation NSW)

 

Simulasi yang di lakukan adalah sebagai berikut, dengan beberapa variabel ;

Perlakuannya adalah sebagai berikut ;


simulasi erosi

Foto 1.  Simulasi dilakukan di laboratorium

Dengan parameter yang di ukur sebagai berikut ;

 

 

 grafik erosi

Gambar 1.  Grafik besaran runoff terhadap waktu pada sudut 25 derajad.


Dari grafik 1 tampak bahwa hydromulching pada area slope yang di compact mampu menekan laju erosi hingga 62% dibandingkan dengan control, yaitu pada slope yang dicompact namun tanpa perlakuan.  aplikasi hydromulching merupakan aplikasi yang efektif dengan menghadirkan berbagai vegetasi serta mulch (mulsa) organik yang saat diaplikasikan menjadi penambahan bahan organik.  

compost blanket mampu menekan erosi hingga 81.25 % dibandingkan dengan control, aplikasi compost blanket (pemulsaan organik yang dicompact dan penambahan perekat).  namun demikian aplikasi compost blanket belum menghadirkan vegetasi sepertihalnya hydromulching.


soil lost

Gambar 2.  Rerata tanah yang terangkut akibat erosi pada sudut 45 derajad


Hasil analisa statistik menunjukkan  perbedaan yang sangat nyata (Dari data ini dapat tergambarkan bahwa hydromulching sangat efektif dan efisien untuk mengurangi besarnya sedimentasi pada kolam pengendapan, apabila hal ini di conversi terhadap besarnya maintenance untuk mengangkutan/pengerukan lumpur dari kolam pengendapan yang diakibatkan oleh erosi, maka perusahaan akan melakukan efisiensi biaya jutaan dolar dalam setahunnya.

parameter yang diamati selanjutnya adalah TSS, dengan membandingkan antara control dengan perlakuan.  hasilnya adalah sebagai berikut ;


TSS GPE

Gambar 3.  Rerata TSS


Hydromulching mempu pengurangi TSS hingga 98% terhadap control, selanjutnya di ikuti oleh perlakuan compost blanket.  hal ini dapat dipahami bahwa hydromulching yang menghadirkan vegetasi pada permukaan slope akan mengurangi terjadinya pengangkutan material pembentuk TSS, melalui mekanisme penyerapan pada sistem perakaran.


nitrogen

Gambar 4.  Total N yang hilang akibat runoff

Rerata total N yang terbawa oleh runoff dapat dilihat pada Gambar 4, dari diagram ini dapat dijelaskan bahwa pemulsaan saja memiliki nilai pelepsan N yang sedikit lebih besar (1.25 - 1.35 mg/L pada P < 0.05) dibandingkan dengan metode hydroseeding, hal ini dapat dipahami bahwa hydroseeding menghasilkan vegetasi tanaman yang dapat menunjang pengikatan partikel tanah yang mendukung pengikatan N pada misel tanah.


Poshpate

Gambar 5. Rerata total P yang hilang akibat runoff


Hal serupa juga tampak pada partemeter pengamatan unsur P, cerara keselurunan tidak dampak perbedaan yang nyata pada tiap parameter pengamatan pada area yang di compacted dan non compacted, tetapu perbedaan cukup signifikan pada perlakuan hydroseeding dan tanpa hydroseeding seperti yang tampak pada Gambar 5 diatas.


RINGKASAN DAN KESIMPULAN

  1. Pemulsaan dan hydromulching memiliki pernannya masing masing, namun demikian hydromulching memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan hanya pemulsaan.
  2. Hydromulching memiliki peran yang lebih baik dibandingkaan dengan hanya pemulsaan terutama pada kondisi slope 45 derajad
  3. kedua metode mampu mengurangi besarnya runoff
  4. mulch atau wood fiber yang diaplikasi bersamaan dengan hydroseeding memiliki beberapa keuntungan diantaranya
    1. Menahan polutan yang berasal dari logam-logam berat. 
    2. Meningkatkan perbaikan daya serap air kedalam tanah
    3. Meningkatkan biomassa organik tanah dan meningkatkan ketrsediaan hara bagi tanaman
    4. Memiliki manfaat sebagai pengendali erosi untuk waktu yang sangat panjang sejalan kehadiran vegetasi tanaman
    5. Sebagai solusi yang tepat untuk mengendalikan erosi

Copyright 2008 - 2018 by greenpersada.co.id